Neni,
begitulah ia dipanggil. Badannya mungil, wajahnya cantik, dan berkulit putih
bersih. Ia tinggal di kota yang memiliki julukan “Kota Pelajar” itu. Kini ia
duduk di kelas paling tinggi di SMA, tepatnya di SMA Negeri 1 Cerdas. Setiap
harinya, Neni mengayuh sepeda ontel hitam miliknya yang ukurannya melebihi
pemiliknya sendiri. Meskipun banyak yang bilang kalau Neni itu tampak aneh
dengan sepedanya itu, ia tak pernah sedikitpun menanggapinya dengan serius. “Cantik-cantik
kok naik ontel” itulah kalimat yang selalu muncul dari mulut orang yang bertemu
dengan Neni.
Setelah
mengistirahatkan sepeda ontel yang telah rela dinaikinya, Neni bergegas menuju
ruangan di pojok sekolah. Yups, di situlah para makhluk yang nggak jelas
berkumpul membentuk kesatuan “Mapan Sek” alias “Makhluk Paling Aneh
se-Sekolah”. Hihi, keren kan?? Pastinya dong.
“Hhuuufftt...sampai juga diri ini
di tempat paling indah seindah kapal pecah ini.” Nampak jelas kelelahan yang
dirasakan Neni setelah mengayuh ontelnya mengarungi lautan kendaraan yang
tumpah ruah di jalanan tadi.
#to be continued hehe
#to be continued hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar